Permasalahan-permasalahan di daerah perkotaan khususnya masalah transportasi Perkotaan.
1.Kemacetan Lalu Lintas
Meningkatnya permintaan perjalanan;
Rendahnya disiplin berlalu lintas
Dominannya penggunaan angkutan pribadi.
Ketidak konsistenan pengembangan tata guna lahan.
Pemanfaatan jalan dan fasilitas LLAJ diluar kepentingan lalu lintas.
2.Pelayanan Angkutan Umum Kurang Memadai:
Tingkat aksebilitas rendah;
Tingkat pelayanan rendah (waktu tunggu tinggi, lamanya waktu perjalanan, ketidaknyamanan dan keamanan di dalam angkutan umum)
3.Polusi Akibat Kendaraan Bermotor
Penggunaan bahan bakar yang tidak ramah lingkungan;
Kurangnya perawatan kendaraan bermotor;
Penyimpanan terhadap standar spesifikasi teknis kendaraan bermotor;
Usia kendaraan yang rata-rata ‘tua’.
4.Jumlah kejadian Kecelakaan Semakin Meningkat.
Rendahnya disiplin berlalu lintas;
Kurangnya fasilitas pendukung dan perlengkapan jalan;
Kurang tegasnya penegakan hukum.
Maka dengan demikian Kementrian Perhubungan RI Khususnya Direktorat Bina Sistem Transportasi Perkotaan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mengeluarkan kebijakan pengembangan Sarana Angkutan Umum Massal (SAUM).
Keunggulan SAUM berbasis BUS
Biaya Operasional penumpang per km lebih murah;
Optimasi pemakaian ruang jalan;
Pembangunan Cepat, Murah & Fleksibel.
Keuntungan
Keamanan dan kenyamanan penumpang lebih terjamin, karena penggunaan pintu hidrolik ketika bus berhenti
Menghemat waktu, biaya dan tenaga;
Optimasi pemakaian ruang jalan (mengurangi kepadatan);
Penerapan tertib budaya antri pengguna SAUM;
Pembangunan Cepat, Murah & Fleksibel, kenyamanan dan handal, memberikan kemudahan;
Peningkatan kapasitas angkut;
Peningkatan dan perbaikan pelayanan dengan pengadaan armada baru;
Meningkatkan citra dan memperindah estetika kota;
Integritas pelayanan;
Peningkatan jumlah penumpang dari pengguna kendaraan pribadi (opsi pilihan transportasi beralih menggunakan SAUM);
Peningkatan disiplin pengguna angkutan untuk naik/turun di halte.
Dapat di terapkan untuk penyandang cacat;
Kendaraan yang digunakan ramah lingkungan;
Sistem tiket terintegrasi;
Pembayaran tiket di halte bukan diatas bus;
Perpindahan penumpang jauh lebih aman;
Pelayanan buy the service;
Dimungkinkan penerapan self financing dan privatisasi;
Menggunakan bus yang lebih bersih.
Kelemahan Pembangunan SAUM
Berkurangnya luas/kapasitas jalan
Pengeluaran subsidi (bukan keharusan)
Penurunan pendapatan bagi masyarakat sipil (gross roff)
Penurunan pangsa pasar/pendapatan bagi operator angkutan umum regular
Dampak sosial Pembangunan SAUM antara lain :
Budaya disiplin Masyarakat
Peningkatan Pelayanan Angkutan Umum
Keserasian dengan pembangunan Perkotaan
ini adalah sebuah dunia di balik realita yang ada . dimana semua nya akan tertulis dalam setiap kata-kata yang ada didalam blog ini ! gga perlu sbanyak-banyaknya . yang penting stiap kata-kata tersebut dapat bermanfaat bagi semua orang yang membacanyaa :)
Minggu, 08 Mei 2011
KEMACETAN DI IBUKOTA
Kemacetan di Ibukota sudah tidak asing lagi atau bahkan bisa dikatakan sebuah santapan ibaratnya untuk warga Jakarta. Karena hampir setiap hari, waktu Jakarta tidak luput dari yang namanya kemacetan. Kemacetan menjadikan Jakarta sudah tidak menjadi efisien lagi, karena macet merugikan orang banyak. Mau pagi hari, siang hari, sore hari macet selalu melanda ibukota.
Jalan Tol saja yang notabennya “BEBAS HAMBATAN” kini bisa dibilang sudah tidak bebas hambatan lagi. Karena di jalan tol saja kita masih bisa terkena macet, pagi hari jalan tol sudah macet panjang seperti sebuah tempat parkir. Itu dijalan tol bagaimana dengan jalan “BIASA”????sudah tidak dapat dibayangkan lagi bagaimana macetnya!!!
banyak hal yang memicu kemacetan ibukota diantaranya adalah sebagai berikut.
1. Penjualan kendaraan yang tidak bisa dikendalikan, setiap tahun tingkat penjualan kendaraan roda empat atau kendaraan roda dua pasti mengalami peningkatan. Karena sekarang saja dengan uang Rp 500.000 saja atau bahkan Rp 200.000 kita sudah bisa mendapatkan kendaran roda dua. Kalau dibandingkan dengan jaman dulu kita mendapatkan motor saja susah tapi, berbeda dengan sekarang yang dengan begitu mudahnya kita mendapatkan motor. Disamping itu tingkat kepuasaan masyarakat itu sendiri yang tidak selalu merasa puas, masih saja membeli kendaraan roda dua atau roda empat padahal sudah mempunyainya. Dan juga gengsi masyarakat kita yang cukup tinggi. Bayangkan saja kalau 1 keluarga itu punya 4 mobil dan di hari yang sama semua mobilnya itu keluar semua dikalikan dengan berapa juta jiwa penduduk di Jakarta ini???dan keadaan jalan yang tidak mencukupi bahkan melibihi kapasitasnya.
2. Banyak angkutan umum yang sering ngetem disembarang tempat. Itu menyebabkan kemacetan yang dapat merugikan waktu orang banyak. Tidak disiplin lalu lintas, memutar kendaraannya disembarang tempat dan tidak sampai sesuai dengan trayeknya.
3. Angkutan ibukota yang sudah tidak layak pakai dan juga fasilitasnya yang tidak mendukung untuk kenyaman masyarakat, sehingga masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadinya untuk aktivitas sehari-hari. Kalau saja fasilitas angkutan umum itu bisa membuat nyaman masyarakat, pasti banyak yang menggunakan angkutan ibukota dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi, itu akan bisa mengurangi kemacetan ibukota.
Andai saja setiap keluarga itu dibatasi untuk dapat memiliki kendaraan pribadi, mungkin akan berkurang kemacetan di ibukota ini dan juga penekanan penjualan kendaraan itu sendiri. Atau saja ditentukan hari kapan kita menggunakan motor dan kapan kita menggunakan mobil. Misalnya, seminggu masyarakat dianjurkan menggunakan motor sehingga mobil pada hari itu tidak dapat beroperasi setelah itu seminggu kemudian masyarakat menggunakan mobil sehingga motor pada hari itu tidak ada. Dan juga dapat mengurangi tingkat polusi udara dijakarta.
Seharusnya jalur untuk sepeda dibuat dijakarta agar masyarakat dapat menggunakan sepeda untuk aktifitas sehari-hari, tentunya masyarakat yang menggunakan sepeda tidak akan menggunakan kendaraan pribadinya. Dan mengurangi kemacetan di ibukota
Kalu saja kendaraan itu tidak dapat dikendalikan atau belum ada solusi yang baik untuk mengatasinya.
Jalan Tol saja yang notabennya “BEBAS HAMBATAN” kini bisa dibilang sudah tidak bebas hambatan lagi. Karena di jalan tol saja kita masih bisa terkena macet, pagi hari jalan tol sudah macet panjang seperti sebuah tempat parkir. Itu dijalan tol bagaimana dengan jalan “BIASA”????sudah tidak dapat dibayangkan lagi bagaimana macetnya!!!
banyak hal yang memicu kemacetan ibukota diantaranya adalah sebagai berikut.
1. Penjualan kendaraan yang tidak bisa dikendalikan, setiap tahun tingkat penjualan kendaraan roda empat atau kendaraan roda dua pasti mengalami peningkatan. Karena sekarang saja dengan uang Rp 500.000 saja atau bahkan Rp 200.000 kita sudah bisa mendapatkan kendaran roda dua. Kalau dibandingkan dengan jaman dulu kita mendapatkan motor saja susah tapi, berbeda dengan sekarang yang dengan begitu mudahnya kita mendapatkan motor. Disamping itu tingkat kepuasaan masyarakat itu sendiri yang tidak selalu merasa puas, masih saja membeli kendaraan roda dua atau roda empat padahal sudah mempunyainya. Dan juga gengsi masyarakat kita yang cukup tinggi. Bayangkan saja kalau 1 keluarga itu punya 4 mobil dan di hari yang sama semua mobilnya itu keluar semua dikalikan dengan berapa juta jiwa penduduk di Jakarta ini???dan keadaan jalan yang tidak mencukupi bahkan melibihi kapasitasnya.
2. Banyak angkutan umum yang sering ngetem disembarang tempat. Itu menyebabkan kemacetan yang dapat merugikan waktu orang banyak. Tidak disiplin lalu lintas, memutar kendaraannya disembarang tempat dan tidak sampai sesuai dengan trayeknya.
3. Angkutan ibukota yang sudah tidak layak pakai dan juga fasilitasnya yang tidak mendukung untuk kenyaman masyarakat, sehingga masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadinya untuk aktivitas sehari-hari. Kalau saja fasilitas angkutan umum itu bisa membuat nyaman masyarakat, pasti banyak yang menggunakan angkutan ibukota dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi, itu akan bisa mengurangi kemacetan ibukota.
Andai saja setiap keluarga itu dibatasi untuk dapat memiliki kendaraan pribadi, mungkin akan berkurang kemacetan di ibukota ini dan juga penekanan penjualan kendaraan itu sendiri. Atau saja ditentukan hari kapan kita menggunakan motor dan kapan kita menggunakan mobil. Misalnya, seminggu masyarakat dianjurkan menggunakan motor sehingga mobil pada hari itu tidak dapat beroperasi setelah itu seminggu kemudian masyarakat menggunakan mobil sehingga motor pada hari itu tidak ada. Dan juga dapat mengurangi tingkat polusi udara dijakarta.
Seharusnya jalur untuk sepeda dibuat dijakarta agar masyarakat dapat menggunakan sepeda untuk aktifitas sehari-hari, tentunya masyarakat yang menggunakan sepeda tidak akan menggunakan kendaraan pribadinya. Dan mengurangi kemacetan di ibukota
Kalu saja kendaraan itu tidak dapat dikendalikan atau belum ada solusi yang baik untuk mengatasinya.
Minggu, 27 Maret 2011
BANJIR
Banjir adalah peristiwa terbenamnya daratan oleh air. Peristiwa banjir timbul jika air menggenangi daratan yang biasanya kering. Banjir pada umumnya disebabkan oleh air sungai yang meluap ke lingkungan sekitarnya sebagai akibat curah hujan yang tinggi. Kekuatan banjir mampu merusak rumah dan menyapu fondasinya. Air banjir juga membawa lumpur berbau yang dapat menutup segalanya setelah air surut. Banjir adalah hal yang rutin. Setiap tahun pasti datang. Banjir, sebenarnya merupakan fenomena kejadian alam "biasa" yang sering terjadi dan dihadapi hampir di seluruh negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Banjir sudah temasuk dalam urutan bencana besar, karena meminta korban besar.
Mendekati musim hujan, yang mulai turun beberapa hari belakangan, kita khususnya warga Jakarta mulai dihantui rasa was-was akan datangnya banjir. Banjir yang seolah-olah sudah menjadi langganan saat hujan turun, memang benar-benar merepotkan.
Jakarta yang merupakan kota Internasional, seharusnya malu karena tiap tahun kebanjiran. Masih terbayang oleh kita banjir banding yang terjadi tahun 2002, dimana hamper seluruh jalan-jalan utama di Jakarta terendam air, bahkan Istana Negara ikut kebanjiran. Saat itu pemerintah DKI Jakarta mengatakan ini sudah menjadi siklus lima tahunan, akan tetapi setelah tahun 2002 banjir terus saja menghampiri Jakarta, siklus lima tahunan sekarang berubah menjadi siklus tahunan. Para ahli mengatakan kalau ini semua terjadi karena pemanasan global (global warming), entah itu benar atau tidak tetapi prilaku kita terhadap lingkungan sekitar kita juga mempengaruhi.
Kebiasaan membuang sampah sembarangan, mendirikan bangunan didaerah resapan air. Lihat saja daerah bogor sekarang banyak sekali villa-villa illegal yang berdiri, padahal daerah puncak khususnya sudah ditetapkan pemerintah sebagai daerah resapan air dan penunjang Jakarta dalam mengurangi resiko banjir, ironisnya ternyata banyak villa-villa itu milik dari pejabat pemda DKI, bahkan mantan gubernur DKI yang lalu ikut-ikutan membangun villa di daerah resapan air di puncak bogor.
Seperti apa dampaknya ?
• Ancaman wabah penyakit pasca banjir menimbulkan bakteri, virus, parasit
dan bibit penyakit lainnya, termasuk juga unsur-unsur kimia berbahaya.
• Penyakit diare masa pertumbuhan antara 1 - 7 hari.
• Penyakit yang disebarkan oleh nyamuk / serangga, seperti Demam Berdarah,
Malaria, dan lain-lain.
• Unsur-unsur kimia seperti pestisida, pupuk kimia dan unsur-unsur
dengan bahan dasar minyak.
Beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menghadapi banjir:
1. Mengeruk sungai/kali dan saluran air yang ada di sekitar kita, sebaiknya jangan nungguin pemerintah yang melakukan, percuma kalau ditungguin kelamaan.
2. Membuat sumur resapan air di sekitar rumah kita
3. Membuat lubang-lubang biopori
4. Memperlebar dan merehabilitasi kali/sungai, untuk menambah kapasitas sungai dalam menampung debit air
5. Jangan membuang sampah di sungai atau saluran air
Dan kalau kita terhadang/terkena banjir, yang perlu diperhatikan adalah:
1. Jangan panic
2. Utamakan keselamatan diri kita dan keluarga, terutama anak-anak yang masih kecil dan balita.
3. Amankan surat-surat berharga dan file yang penting, seperti surat tanah, ijazah, kartu keluarga, dll.
4. Cabut dan pindahkan semua barang elektronik, turunkan sekring listrik agar tidak terjadi konsleting listrik dan kesetrum.
5. Kita bisa membuat tanggul penahan air sementara di depan pintu rumah kita dari semen, agar air yang masuk kedalam tidak terlalu banyak.
6. Kalau kita ada dijalan dan terhadang banjir, lebih baik tidak memaksakan diri untuk menerobos jika dirasakan berbahaya. Motor atau mobil kita bisa terendam air, kalau sampai turun mesinkan lumayan bikin repot. Lebih baik ambil rute lain.
Mendekati musim hujan, yang mulai turun beberapa hari belakangan, kita khususnya warga Jakarta mulai dihantui rasa was-was akan datangnya banjir. Banjir yang seolah-olah sudah menjadi langganan saat hujan turun, memang benar-benar merepotkan.
Jakarta yang merupakan kota Internasional, seharusnya malu karena tiap tahun kebanjiran. Masih terbayang oleh kita banjir banding yang terjadi tahun 2002, dimana hamper seluruh jalan-jalan utama di Jakarta terendam air, bahkan Istana Negara ikut kebanjiran. Saat itu pemerintah DKI Jakarta mengatakan ini sudah menjadi siklus lima tahunan, akan tetapi setelah tahun 2002 banjir terus saja menghampiri Jakarta, siklus lima tahunan sekarang berubah menjadi siklus tahunan. Para ahli mengatakan kalau ini semua terjadi karena pemanasan global (global warming), entah itu benar atau tidak tetapi prilaku kita terhadap lingkungan sekitar kita juga mempengaruhi.
Kebiasaan membuang sampah sembarangan, mendirikan bangunan didaerah resapan air. Lihat saja daerah bogor sekarang banyak sekali villa-villa illegal yang berdiri, padahal daerah puncak khususnya sudah ditetapkan pemerintah sebagai daerah resapan air dan penunjang Jakarta dalam mengurangi resiko banjir, ironisnya ternyata banyak villa-villa itu milik dari pejabat pemda DKI, bahkan mantan gubernur DKI yang lalu ikut-ikutan membangun villa di daerah resapan air di puncak bogor.
Seperti apa dampaknya ?
• Ancaman wabah penyakit pasca banjir menimbulkan bakteri, virus, parasit
dan bibit penyakit lainnya, termasuk juga unsur-unsur kimia berbahaya.
• Penyakit diare masa pertumbuhan antara 1 - 7 hari.
• Penyakit yang disebarkan oleh nyamuk / serangga, seperti Demam Berdarah,
Malaria, dan lain-lain.
• Unsur-unsur kimia seperti pestisida, pupuk kimia dan unsur-unsur
dengan bahan dasar minyak.
Beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menghadapi banjir:
1. Mengeruk sungai/kali dan saluran air yang ada di sekitar kita, sebaiknya jangan nungguin pemerintah yang melakukan, percuma kalau ditungguin kelamaan.
2. Membuat sumur resapan air di sekitar rumah kita
3. Membuat lubang-lubang biopori
4. Memperlebar dan merehabilitasi kali/sungai, untuk menambah kapasitas sungai dalam menampung debit air
5. Jangan membuang sampah di sungai atau saluran air
Dan kalau kita terhadang/terkena banjir, yang perlu diperhatikan adalah:
1. Jangan panic
2. Utamakan keselamatan diri kita dan keluarga, terutama anak-anak yang masih kecil dan balita.
3. Amankan surat-surat berharga dan file yang penting, seperti surat tanah, ijazah, kartu keluarga, dll.
4. Cabut dan pindahkan semua barang elektronik, turunkan sekring listrik agar tidak terjadi konsleting listrik dan kesetrum.
5. Kita bisa membuat tanggul penahan air sementara di depan pintu rumah kita dari semen, agar air yang masuk kedalam tidak terlalu banyak.
6. Kalau kita ada dijalan dan terhadang banjir, lebih baik tidak memaksakan diri untuk menerobos jika dirasakan berbahaya. Motor atau mobil kita bisa terendam air, kalau sampai turun mesinkan lumayan bikin repot. Lebih baik ambil rute lain.
Minggu, 27 Februari 2011
everything i do - bryan adams
Look into my eyes – you will see
What you mean to me
Search your heart – search your soul
And when you find me there you’ll search no more
Don’t tell me it’s not worth tryin’ for
You can’t tell me it’s not worth dyin’ for
You know it’s true
Everything I do – I do it for you
Look into your heart – you will find
There’s nothin’ there to hide
Take me as I am – take my life
I would give it all – I would sacrifice
Don’t tell me it’s not worth fightin’ for
I can’t help it – there’s nothin’ I want more
Ya know it’s true
Everything I do – I do it for you
There’s no love – like your love
And no other – could give more love
There’s nowhere – unless you’re there
All the time – all the way
Oh – you can’t tell me it’s not worth tryin’ for
I can’t help it – there’s nothin’ I want more
I would fight for you – I’d lie for you
Walk the wire for you – ya I’d die for you
Ya know it’s true
Everything I do – I do it for you
What you mean to me
Search your heart – search your soul
And when you find me there you’ll search no more
Don’t tell me it’s not worth tryin’ for
You can’t tell me it’s not worth dyin’ for
You know it’s true
Everything I do – I do it for you
Look into your heart – you will find
There’s nothin’ there to hide
Take me as I am – take my life
I would give it all – I would sacrifice
Don’t tell me it’s not worth fightin’ for
I can’t help it – there’s nothin’ I want more
Ya know it’s true
Everything I do – I do it for you
There’s no love – like your love
And no other – could give more love
There’s nowhere – unless you’re there
All the time – all the way
Oh – you can’t tell me it’s not worth tryin’ for
I can’t help it – there’s nothin’ I want more
I would fight for you – I’d lie for you
Walk the wire for you – ya I’d die for you
Ya know it’s true
Everything I do – I do it for you
KUTIPAN
A. PENGERTIAN
Kutipan adalah pengambilan alihan satu kalimat atau lebih dari karya tulisan lain untuk tujuan ilustrasi atau memperkokoh argument dalam tulisan itu sendiri. Kutiupan sering di pakai dalam penulisan karya ilmiah. Bahan-bahan yang dimasukkan dalam kutipan adalah bahan yang tidak atau belum menjadi pengetahuan umum, hasil-hasil penelitian terbaru dan pendapat-pendapat seseorang yang tidak atau belum menjadi pendapat umum. Jadi,pendapat pribadi tidak perlu dimasukkan sebagai kutipan.
kutipan di bagi dua jenis, yang langsung dan tidak langsung .
Kutipan adalah pengambilan alihan satu kalimat atau lebih dari karya tulisan lain untuk tujuan ilustrasi atau memperkokoh argument dalam tulisan itu sendiri. Kutiupan sering di pakai dalam penulisan karya ilmiah. Bahan-bahan yang dimasukkan dalam kutipan adalah bahan yang tidak atau belum menjadi pengetahuan umum, hasil-hasil penelitian terbaru dan pendapat-pendapat seseorang yang tidak atau belum menjadi pendapat umum. Jadi,pendapat pribadi tidak perlu dimasukkan sebagai kutipan.
kutipan di bagi dua jenis, yang langsung dan tidak langsung .
ABSTRAKSI
A. PENGERTIAN
Abstraksi adalah deskripsi dari suatu masalah pada level generalisasi tertentu, sehingga memungkinkan kita untuk berkonsentrasi pada aspek kunci dari masalah tersebut tanpa memperhatikan hal-hal detail
Abstraksi dapat membantu kita untuk fokus pada hal-hal penting dari suatu masalah
Abstraksi melibatkan pengindentifikasian kelas-kelas (classes) dari suatu object, sehingga memungkinkan kita menggroupkannya. Dengan cara tersebut kita bekerja dengan sedikit parameter/variabel dari kelas-kelas yang ditinjau.
Contoh :
• Monitoring : berbagai macam sistem monitoring
• Ban sepeda : sepeda balap, sepeda gunung
• Mobil : sedan, jeep, wagon, truk, dll
Ciri-ciri abstraksi :
1. Abstraksi merupakan sebuah ringkasan dari hasil penelitian.
2. Abstraksi ditulis satu spasi, jumlah +/- 10 sampai dengan 200 kata (1halaman).
3. Abstraksi berisikan pertanyaan dan tujuan penelitian, metode analisis, dan penutup.
B. TINGKATAN-TINGKATAN
1. Abstraksi data
Abstraksi data merupakan tingkatan atau level bagaimana melihat data dalam sebuah sistem basis data. 3 level abstraksi data, yaitu:
- Level fisik (Physical level)
Pemakai melihat data sebagai gabungan dari struktur dan data nya sendiri, dan berkompeten dalam mengetahui bagaimana representasi fisik dari penyimpanan atau pengorganisasian data (Teks, angka, himpunan bit data, dan lain-lain).
- Level logik / konseptual (Conseptual level)
Menggambarkan data apa yang sebenernya (secara fungsional) disimpan dalam basis data dan hubungannya dengan data yang lain.
- Level penampakan (View level)
Untuk pemakai yang hanya membutuhkan sebagian data atau informasi dalam basis data yang kemunculannya dimata pemakai diatur oleh aplikasi n-user.
2. Abstraksi sistem
Merupakan sebuah sistem yang berupa pemikiran-pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik. Misalnya sistem teologia yaitu sebuah sistem yang berupa pemikiran-pemikiran hubungan antara manusia dengan Tuhan.
3. Abstraksi fungsional
Abstraksi fungsional mengacu pada fungsi yang dapat di gunakan terlepas dari bagaimana fungsi di jalankan. Cara mengakses kemajuan dalam abstraksi fungsional, akses ke fungsi adalah disediakan melalui interface tertentu diatur untuk memanggil fungsi. Komponen mengimplementasikan satu fungsi, misalnya fungsi matematika. Pada intinya interface merupakan fungsi itu sendiri.
4. Pengelompokan kasual
Komponen merupakan sekumpulan entitas yang berhubungan longgar (loosely related) yang mungkin berupa deklarasi data, fungsi dan sebagainya. Interface terdiri dari nama semua entitas pada pengelompokan tersebut.
5. Abstraksi cluster
Komponen merupakan sekumpulan kelas yang berhubungan yang bekerja sama. Kelas – kelas ini terkadang dinamakan kerangka kerja. Interface merupakan komposisi semua interface dari objek-objek yang membangun kerangka kerja tersebut.
Abstraksi adalah deskripsi dari suatu masalah pada level generalisasi tertentu, sehingga memungkinkan kita untuk berkonsentrasi pada aspek kunci dari masalah tersebut tanpa memperhatikan hal-hal detail
Abstraksi dapat membantu kita untuk fokus pada hal-hal penting dari suatu masalah
Abstraksi melibatkan pengindentifikasian kelas-kelas (classes) dari suatu object, sehingga memungkinkan kita menggroupkannya. Dengan cara tersebut kita bekerja dengan sedikit parameter/variabel dari kelas-kelas yang ditinjau.
Contoh :
• Monitoring : berbagai macam sistem monitoring
• Ban sepeda : sepeda balap, sepeda gunung
• Mobil : sedan, jeep, wagon, truk, dll
Ciri-ciri abstraksi :
1. Abstraksi merupakan sebuah ringkasan dari hasil penelitian.
2. Abstraksi ditulis satu spasi, jumlah +/- 10 sampai dengan 200 kata (1halaman).
3. Abstraksi berisikan pertanyaan dan tujuan penelitian, metode analisis, dan penutup.
B. TINGKATAN-TINGKATAN
1. Abstraksi data
Abstraksi data merupakan tingkatan atau level bagaimana melihat data dalam sebuah sistem basis data. 3 level abstraksi data, yaitu:
- Level fisik (Physical level)
Pemakai melihat data sebagai gabungan dari struktur dan data nya sendiri, dan berkompeten dalam mengetahui bagaimana representasi fisik dari penyimpanan atau pengorganisasian data (Teks, angka, himpunan bit data, dan lain-lain).
- Level logik / konseptual (Conseptual level)
Menggambarkan data apa yang sebenernya (secara fungsional) disimpan dalam basis data dan hubungannya dengan data yang lain.
- Level penampakan (View level)
Untuk pemakai yang hanya membutuhkan sebagian data atau informasi dalam basis data yang kemunculannya dimata pemakai diatur oleh aplikasi n-user.
2. Abstraksi sistem
Merupakan sebuah sistem yang berupa pemikiran-pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik. Misalnya sistem teologia yaitu sebuah sistem yang berupa pemikiran-pemikiran hubungan antara manusia dengan Tuhan.
3. Abstraksi fungsional
Abstraksi fungsional mengacu pada fungsi yang dapat di gunakan terlepas dari bagaimana fungsi di jalankan. Cara mengakses kemajuan dalam abstraksi fungsional, akses ke fungsi adalah disediakan melalui interface tertentu diatur untuk memanggil fungsi. Komponen mengimplementasikan satu fungsi, misalnya fungsi matematika. Pada intinya interface merupakan fungsi itu sendiri.
4. Pengelompokan kasual
Komponen merupakan sekumpulan entitas yang berhubungan longgar (loosely related) yang mungkin berupa deklarasi data, fungsi dan sebagainya. Interface terdiri dari nama semua entitas pada pengelompokan tersebut.
5. Abstraksi cluster
Komponen merupakan sekumpulan kelas yang berhubungan yang bekerja sama. Kelas – kelas ini terkadang dinamakan kerangka kerja. Interface merupakan komposisi semua interface dari objek-objek yang membangun kerangka kerja tersebut.
PEMANASAN GLOBAL
Di era globalisasi saat ini, bumi kita semakin panas, Berbeda dengan dahulu, Banyak daerah yang masih segar udara nya, sedikit polusi udara dan lain sebagai nya. Banyak hal- hal yang mempengaruhi pemanasan global, seperti polusi udara, penebangan-penebangan hutan secara liar, dll.
Tidak hanya hal teresebut yang mempengaruhinya, seperti pemakaian body spray, secara tidak kita ketahui hal tersebut dapat menipiskan lapisan ozon yang akhirnya dapat membahayakan bumi kita. Kaca mobil pun yang member pantulan sinar matahari ke lapisan ozon dapat membuat nya semakin tipis. Sehingga membuat suhu di bumi kita ini semakin panas.
Seperti hal-hal yang kita bicarakan diatas, disinilah penjelasan tentang pemanasan global itu sendiri. Pemanasan global adalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer, laut dan daratan bumi.
Inilah dampak dari pemanasan global :
*Pergeseran ekosistem dapat memberi dampak pada penyebaran penyakit melalui air (Waterborne diseases) maupun penyebaran penyakit melalui vektor (vector-borne diseases).
*Perubahan cuaca dan lautan dapat berupa peningkatan temperatur secara global (panas) yang dapat mengakibatkan munculnya penyakit-penyakit yang berhubungan dengan panas (heat stroke) dan kematian, terutama pada orang tua, anak-anak dan penyakit kronis.
*Degradasi Lingkungan yang disebabkan oleh pencemaran limbah pada sungai juga berkontribusi pada waterborne diseases dan vector-borne disease.
Tidak hanya hal teresebut yang mempengaruhinya, seperti pemakaian body spray, secara tidak kita ketahui hal tersebut dapat menipiskan lapisan ozon yang akhirnya dapat membahayakan bumi kita. Kaca mobil pun yang member pantulan sinar matahari ke lapisan ozon dapat membuat nya semakin tipis. Sehingga membuat suhu di bumi kita ini semakin panas.
Seperti hal-hal yang kita bicarakan diatas, disinilah penjelasan tentang pemanasan global itu sendiri. Pemanasan global adalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer, laut dan daratan bumi.
Inilah dampak dari pemanasan global :
*Pergeseran ekosistem dapat memberi dampak pada penyebaran penyakit melalui air (Waterborne diseases) maupun penyebaran penyakit melalui vektor (vector-borne diseases).
*Perubahan cuaca dan lautan dapat berupa peningkatan temperatur secara global (panas) yang dapat mengakibatkan munculnya penyakit-penyakit yang berhubungan dengan panas (heat stroke) dan kematian, terutama pada orang tua, anak-anak dan penyakit kronis.
*Degradasi Lingkungan yang disebabkan oleh pencemaran limbah pada sungai juga berkontribusi pada waterborne diseases dan vector-borne disease.
Langganan:
Postingan (Atom)